June 20, 2024
kandungan niacinamide

lifestyle-people – Niacinamide sering ditemukan dalam produk perawatan kulit. Tentunya memiliki banyak manfaat untuk kulit, produk yang mengandung bahan-bahan tersebut menjadi primadona para beauty enthusiasts. Namun, Anda tidak boleh hanya menggunakan produk dengan kandungan ini. Sebagai bentuk vitamin B3, kandungan niacinamide menawarkan banyak manfaat dalam perawatan kulit dan wajah, namun kandungan ini tidak dapat digabungkan dengan semua bahan lainnya. Yuk, kenali di bawah ini bahan-bahan yang tidak boleh dicampur dengan niacinamide.

Kandungan yang Tidak Boleh Dicampur dengan Niacinamide

Beberapa kandungan berikut ini sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan dengan niacinamide. Kira-kira apa saja? Simak berikut ini.

Vitamin C

Bahan perawatan kulit yang tidak boleh digunakan bersamaan adalah niacinamide dan tidak boleh dicampur dengan vitamin C. Kandungan niacinamide yang dicampur dengan vitamin C membantu menghilangkan bekas jerawat dan merawat kulit. Namun, penggunaan skincare dengan Niacinamide yang dicampur dengan Vitamin C dapat menyebabkan iritasi.

Kandungan niacinamide dapat merusak rantai vitamin C, sehingga kulit menjadi merah sehingga dapat  memicu terjadinya breakout. Karena niacinamide dan vitamin C adalah bahan perawatan kulit yang tidak boleh dicampur atau digunakan bersamaan, cobalah untuk lebih berhati-hati saat mengaplikasikan laying skincare.

Centella Asiatica

Niacinamide merupakan bentuk vitamin B3 yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit, misalnya mengatasi eksim, jerawat dan bekas jerawat, mengontrol produksi sebum, mengurangi kerutan dan garis halus serta menjaga hidrasi kulit. Nah, centella asiatica juga mengandung zat bermanfaat untuk kulit seperti saponin, flavonoid, asam fenolik dan terpenoid. Kedua bahan ini dapat menimbulkan efek samping berupa iritasi kulit. Oleh karena itu, niacinamide tidak boleh dikombinasikan dengan centella asiatica karena dapat meningkatkan risiko efek samping iritasi kulit.

Baca Juga :  Bedak untuk Jerawat, Bedak Tabur atau Padat?

AHA/BHA

Niacinamide tampaknya tidak dapat digunakan dengan AHA. Niacinamide adalah bentuk vitamin B3 yang memperbaiki kulit kering atau rusak dengan meningkatkan elastisitasnya. Ketika niacinamide digunakan dengan AHA, ia menghasilkan asam nikotinat. Asam nikotinat ini dapat mengiritasi kulit. Oleh karena itu, penggunaan niacinamide paling efektif ketika kulit memiliki pH netral.

Selain AHA, niacinamide juga tidak dapat digunakan dengan BHA. Ini akan mengurangi kinerja kandungan asam AHA/BHA. Akibatnya, pengelupasan senyawa AHA dan BHA tidak berjalan maksimal dan kulit menjadi iritasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *