Lifestyle – Manfaat Chemical Peeling – Di era modern seperti sekarang ini, banyak sekali metode yang ditawarkan untuk mempercantik kulit. Mulai dari merawat wajah sendiri di rumah, hingga perawatan di klinik kecantikan. Nah, salah satu metode yang tersedia dan paling populer saat ini adalah chemical peeling. Hendak melakukan chemical peeling? simak manfaat chemical peeling beserta efek sampingnya berikut ini terlebih dahulu.

Manfaat Chemical Peeling, Dapat Membuat Wajah Menjadi Glowing?

Manfaat Chemical Peeling

Chemical Peeling merupakan suatu teknik untuk meningkatkan penampilan kulit pada area wajah, leher ataupun tangan. Metode chemical peeling ini dilakukan dengan cara mengaplikasikan larutan kimia pada kulit, sehingga menyebabkan pengelupasan kulit. Biasanya, kulit baru yang telah diregenerasi akan menjadi lebih halus dan lebih keriput dibandingkan kulit lama. Sementara itu, kulit baru ini akan lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Tak perlu takut jika kamu hendak melakukan chemical peeling, pasalnya prosedur ini terbilang aman dan dapat dilakukan pada semua jenis kulit. Selain itu, tekniknya juga tergolong berteknoogi rendah sehinga tidak mengintimidasi dibandingkan laser. Mereka juga mengatasi masalah yang samam seperti perubahan warna kulit, tekstur serta kerutan dan bahkan beberapa pendapat menuturkan bahwa chemical peeling lebih baik dibandingkan laser.

Menurut American Academy of Dermatology, chemical peeling mampu memperbaiki jerawat, bintik-bintik penuaan, perubahan warna, serta garis-garis halus dan masih banyak lainnya.

Nah, chemical peeling terbagi menjadi tiga tipe diantarnya:

Superfisial

Tipe yang pertama ini hanya akan menembus lapisan terluar bagian dari kulit saja untuk pengelupasan secara lembut. Manfaat superfisial diantaranya, dapat memperbaiki bekas jerawat, corak serta mengurangi garis-garis halus dan juga keriput. Selain itu, superfisial juga akan mengurangi efek kerusakan akibat dari paparan sinar matahari.

Jika hendak melakukan prosedur ini, dianjurkan untuk melakukannya secara berkelanjutan. Tujuanya untuk mendapatkan hasil yang optimal. Nah, setelah kamu melakukan prosedur ini, maka gunakan pelembab dan tabir surya secara rutin setiap hari dan riasan dapat kamu gunakan keesokan harinya. Tipe Superfisial ini dapat sembuh setelah 1-7 hari berselang.

Sedang

Selanjutnya adalah sedang, tipe sedang ini akan menembus bagian luar dan tengah kulit untuk membuang sel-sel yang rusak. Kulit akan menjadi merah dan bengkak setelah mengaplikasikan larutan, dan mungkin akan membentuk luka lepuh dan pecah. Tetapi tahapan berikutnya, kulit akan mengelupas dan berkerak dalam waktu 1-2 minggu.

Setelah mengaplikasikan prosedur ini, maka wajib mengaplikasikan lotion atau krim yang diterapi serta hindari paparan matahari hingga penyembuhan telah selesai, setidaknya butuh 7 sampai 14 hari untuk sembuh. Selain itu, penggunaan riasan juga dibolehkan setelah 1 minggu berlangsung. Bisanya, prosedur ini digunakan pada kasus hiperpigmentasi, kerutan sedang, bekas jerawat, kerusakan yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari yang parah, kulit kasar serta kerutan besar.

Dalam

Tipe yang satu ini akan menembus secara dalam pada lapisan di tengah kulit untuk membuang sel-sel kulit mati yang rusak. Target dari prosedur ini ialah garis-garis halus sedang, kerusakan akibat paparan sinar matahari, corak yang tidak rata serta garis vertikal disekitar area mulut. Tetapi, prosedur ini hanya dapat dilakukan pada area wajah saja. Hal tersebut dikarenakan kulit leher dan tangan cenderung lebih tipis dan lebih halus dan prosedur ini hanya dapat dilakukan sekali.

Nah, sebelum pasien melakukan prosedur ini, biasanya pasien akan dibius. Efek samping dari prosedur ini berupa kulit menjadi kemerahan serta berkerak dan dapat berlangsung selama berminggu-minggu. Untuk tipe ini, membutuhkan waktu sekitar 14-21 hari untuk sembuh, dan area yang telah diterapi akan diperban. Selain itu, kulit harus dirawat 3-6 kali selama 14 hari pertama. Hindari paparan sinar matahari selama 3-6 bulan, dan riasan dapat kamu gunakan setelah 14 hari.

Hal yang Perlu dilakukan Sebelum Chemical Peeling

Terdapat beberapa hal yang umumnya perlu dilakukan dokter sebelum menjalani prosedur chemical peeling diantarnya :

Memeriksa Riwayat Kesehatan

Salah satu hal penting yang perlu dilakukan sebelum melakukan prosedur chemical peeling adalah memeriksa kesehatan tubuh. Biasanya, dokter akan bertanya terlebih dahulu mengenai penyakit yang pernah diderita, termasuk penyakit turunan yang mungkin pernah dialami oleh pasien.

Melakukan Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik tentunya sangat perlu dilakukan pasien sebelum menjalani proses chemical peeling. Biasanya, dokter akan bertanya mengenai jenis penyakit yang pernah diderita, termasuk juga penyakit keturunan yang mungkin dimiliki oleh pasien. Selain itu, dokter juga akan memeriksa riwayat obat yang sedang atau pernah dikonsumsi pasien.

Diskusi

Setelah pasien menjalani berbagai pemeriksaan yang telah disebutkan diatas tadi, selanjutnya dokter mungkin akan menjelaskan mengenai prosedur chemical peeling yang hendak dilakukan. Ini juga termasuk durasi waktu yang dibutuhkan selama chemical peeling, hasil, serta efek samping yang mungkin ditimbulkan setelah melakukan chemical peeling.

Setelah melakukan chemical peeling, mungkin akan terdapat beberapa efek samping seperti perubahan warna kulit, secara sementara ataupun permanen, terbentuknya jaringan parut serta raktivasi herpes labialis.

Sehingga sangat penting untuk tidak menggunakan produk retinoid terlebih dahulu setelah melakukan chemical peeling. Pasalnya, hal tersebut dapat menyebabkan kulit yang baru terkelupas. Selain itu, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya dengan SPF 30 setelah melakukan prosedur chemical peeling. Paparan matahari dan rokok setelah prosedur ini tentunya harus dihindari, hal tersebut dikarenakan dapat menyebabkan infeksi pada jaringan paru-paru.

Apakah Chemical Peeling aman dilakukan?

Chemical Peeling adalah perawatan wajah yang aman dilakukan, hal tersebut dikarenakan dilakukan oleh para dokter spesialis kulit. Meskipun, peeling wajah terkesan berbahaya karena kulit akan mengelupas atau rusak setelah melakukan prosedur, tetapi metode perawatan ini tergolong aman dilakukan.

Hal tersebut dikarenakan kulit manusia memang memiliki memampuan alami dalam menyembuuhkan diri serta memperbaiki sel-sel kulit yang telah rusak. Chemical peeling dilakukan pada lapisan kulit bernama dermis, dan pada lapisan dermis dalam atau dikenal juga dengan retikuler, kerusakan jaringan akan meninggalkan bekas luka. Sedangkan, lapisan dermis paling atas atau biasa disebut dengan papiler akan memperbaiki kerusakan jaringan dan sel-sel kulit tanpa meninggalkan bekas luka atau kerusakan kulit apapun.

Cairan kimia yang digunakan dalam proses chemical peeling wajah hanya akan diserap hingga lapisan dermis paling atas. Karena itulah, kamu tidak perlu khawatir jika cairan kimia akan merusak lapisan kulitmu yang lebih dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *