Memilih model rambut anak laki terbaru memang bisa jadi momen yang seru sekaligus menantang. Banyak orang tua ingin anaknya tampil rapi di sekolah, tetap nyaman saat bermain, dan terlihat lebih percaya diri. Tren saat ini lebih mengarah ke potongan yang simpel, mudah dirawat, tapi tetap punya karakter modern.
Beberapa gaya klasik seperti crew cut masih bertahan, sementara potongan bertekstur dan fade yang lebih lembut semakin banyak dipilih. Yang penting, model rambutnya disesuaikan dengan bentuk wajah, jenis rambut, serta aktivitas harian anak. Tidak perlu terlalu ekstrem, yang utama anak merasa nyaman dan senang dengan hasilnya.
Kalau kamu sedang mencari inspirasi yang praktis dan kekinian, ada beberapa pilihan yang lagi banyak dilihat orang tua. Mulai dari yang sangat pendek sampai yang masih punya volume di atas, semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan si kecil.
Potongan yang Paling Mudah Dirawat untuk Anak Aktif
Anak laki-laki biasanya aktif bergerak sepanjang hari. Karena itu, banyak orang tua lebih memilih model yang tidak perlu ditata lama setiap pagi. Salah satu yang paling aman adalah crew cut. Bagian samping dan belakang dibuat pendek, sementara atasnya sedikit lebih panjang. Hasilnya terlihat bersih, rapi, dan cocok untuk aturan sekolah. Anak bisa langsung bermain tanpa khawatir rambut berantakan.
Versi modernnya sering dikombinasikan dengan sedikit tekstur di atas supaya tidak terlalu kaku. Cukup sisir dengan tangan atau sedikit air, sudah terlihat rapi seharian. Model ini cocok untuk hampir semua jenis rambut, baik lurus maupun sedikit bergelombang.
Selain crew cut, textured crop atau French crop juga sedang banyak dipilih. Bagian atas diberi tekstur supaya terlihat natural, sementara samping dibuat lebih tipis. Poni depan biasanya dipotong sejajar atau sedikit miring. Gaya ini memberi kesan modern tanpa terkesan berlebihan. Anak yang punya rambut agak tebal akan terlihat lebih ringan setelah dipotong model ini.
Gaya yang Sedikit Lebih Stylish Tapi Tetap Praktis
Kalau ingin tampilan yang sedikit lebih berbeda, low taper fade bisa jadi pilihan. Gradasi di samping dan belakang dibuat lembut, tidak terlalu tajam. Bagian atas dibiarkan lebih panjang supaya bisa disisir ke depan atau ke samping. Model ini terlihat rapi di sekolah sekaligus tetap keren saat main bareng teman.
Untuk anak yang rambutnya cukup tebal, undercut versi lembut juga masih digemari. Samping dibuat lebih pendek, tapi transisinya tidak terlalu ekstrem supaya tetap cocok untuk usia anak. Bagian atas bisa dibiarkan bertekstur atau disisir rapi. Yang penting, beritahu tukang cukur supaya tidak terlalu tipis di samping, biar tetap nyaman dan tidak terlalu mencolok.
Gaya ala Korea seperti two block juga sering dicoba. Bagian samping dan belakang lebih pendek, atas lebih panjang. Anak bisa membiarkan poni jatuh ke depan atau menyisirnya ke samping. Model ini memberi kesan fresh dan kekinian, terutama untuk anak yang sudah mulai peduli dengan penampilan.
Tips Memilih Model yang Cocok dengan Karakter Anak

Setiap anak punya bentuk wajah dan jenis rambut berbeda. Anak dengan wajah bulat biasanya lebih pas dengan potongan yang memberi tinggi di bagian atas, seperti textured crop atau side part. Sementara wajah lonjong bisa mencoba crew cut atau taper yang lebih merata.
Kalau rambut anak tipis, hindari potongan yang terlalu pendek di atas karena bisa terlihat lebih jarang. Lebih baik biarkan sedikit volume dan beri tekstur supaya tampak lebih penuh. Sebaliknya, rambut tebal bisa dipotong lebih pendek di samping agar tidak terasa berat dan panas.
Libatkan anak dalam memilih juga penting. Tunjukkan beberapa foto referensi, lalu tanya mana yang dia suka. Anak yang ikut memutuskan biasanya lebih senang merawat rambutnya sendiri. Hindari memaksa gaya yang terlalu rumit kalau anak masih kecil dan tidak suka duduk lama di kursi cukur.
Perawatan sehari-hari juga perlu diperhatikan. Gunakan shampoo khusus anak yang lembut, dan hindari produk styling yang terlalu kuat. Cukup sisir atau gunakan sedikit mousse ringan kalau memang perlu. Potong rambut secara rutin setiap empat sampai enam minggu supaya bentuknya tetap terjaga dan tidak terlalu panjang.
Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Memilih Gaya Rambut Anak
Beberapa orang tua terlalu fokus pada tren tanpa melihat kenyamanan anak. Potongan yang terlalu ekstrem atau butuh styling rumit setiap hari seringkali membuat anak merasa tidak nyaman, terutama di sekolah atau saat olahraga. Lebih baik pilih yang praktis dulu.
Hindari juga memotong terlalu tipis di samping kalau anak masih sangat muda, karena bisa membuat kepala terasa dingin atau kurang nyaman. Selalu konsultasikan dengan tukang cukur yang berpengalaman menangani anak, supaya hasilnya natural dan sesuai usia.
Jangan lupa perhatikan aturan sekolah. Beberapa sekolah masih menerapkan aturan rambut rapi dan tidak terlalu panjang. Pilih model yang tetap memenuhi ketentuan tersebut supaya anak tidak mendapat teguran.
Yang terakhir, jangan terlalu sering ganti model dalam waktu dekat. Biarkan rambut anak beradaptasi dan tumbuh dengan sehat. Kalau ingin mencoba gaya baru, tunggu sampai potongan sebelumnya sudah memanjang cukup.
Memilih model rambut anak laki terbaru memang soal menyeimbangkan antara keinginan tampil keren, kenyamanan, dan kemudahan perawatan. Dengan pilihan seperti crew cut, textured crop, low taper, atau two block, anak bisa tetap terlihat rapi sekaligus percaya diri. Yang paling penting adalah anak merasa senang dengan rambutnya sendiri.
Kalau kamu sudah mencoba salah satu model di atas atau punya rekomendasi lain yang cocok untuk anak cowok, ceritakan di kolom komentar ya. Pengalamanmu bisa jadi inspirasi buat orang tua lain yang sedang mencari ide.
Baca juga:
