lifestyle people – Pernahkah kamu merasa foundation atau lipstik yang kamu pakai selalu kelihatan agak aneh di wajah, meski warnanya sudah cocok menurut teman-teman? Kadang kelihatan terlalu kuning, kadang malah abu-abu, padahal di toko warnanya bagus banget. Bisa jadi, rahasianya ada di undertone kulitmu yang jarang dibahas orang: olive undertone. Banyak yang belum sadar punya jenis undertone ini, padahal olive undertone bikin kulitmu unik dan punya daya tarik tersendiri.
Kulit dengan olive undertone sering kali bikin kamu bingung saat memilih makeup atau baju. Warna yang menurut orang lain bagus, di kamu bisa kelihatan beda. Tapi tenang aja, sekali kamu paham, semuanya jadi lebih gampang. Kamu bisa pilih produk yang bikin kulitmu glowing alami tanpa ribet. Banyak yang bilang setelah tahu undertone-nya, makeup-nya jadi lebih natural dan nyaman dipakai seharian.
Yuk, kita bahas lebih dalam biar kamu bisa kenal kulitmu sendiri. Karena tahu olive undertone bukan cuma soal makeup, tapi juga soal rasa percaya diri setiap hari. Siapa tahu setelah baca ini, kamu langsung pengin cek di depan cermin dan bilang, “Oh, ternyata ini dia!”
Apa Sih Olive Undertone Itu dan Kenapa Banyak yang Belum Tahu?
Olive undertone adalah jenis undertone kulit yang punya sedikit kehijauan atau abu-abu kehijauan di bawah permukaan kulit. Bukan hijau terang ya, tapi lebih ke arah netral dengan sentuhan olive yang lembut. Kalau kamu perhatikan, kulit dengan olive undertone biasanya kelihatan agak abu atau muted dibanding kulit yellow atau pink yang lebih terang.
Yang bikin olive undertone spesial adalah kemampuannya menyerap warna dengan cara berbeda. Warna emas bisa kelihatan lebih soft, sementara warna pink kadang jadi pucat. Banyak orang dengan olive undertone merasa kulitnya “dingin” di musim panas atau “hangat” di musim hujan, padahal sebenarnya undertone-nya yang netral dengan sentuhan hijau.
Kenapa banyak yang belum sadar? Karena kebanyakan tes undertone di internet cuma bilang warm, cool, atau neutral. Olive sering masuk ke kategori neutral, padahal ada ciri khasnya sendiri. Kalau kamu sering bilang “kulitku agak abu-abu” atau “foundation selalu terlalu pink,” kemungkinan besar olive undertone lagi bicara. Lifestyle People sering bilang bahwa mengenal undertone sendiri itu langkah pertama biar makeup dan fashionmu lebih pas.
Manfaatnya jelas. Setelah tahu, kamu bisa pilih foundation yang nggak bikin wajah kelihatan abu atau oranye. Lipstik yang tadinya kelihatan aneh jadi lebih cantik. Bahkan warna baju yang biasanya kamu hindari bisa jadi favorit baru. Kulit dengan olive undertone cenderung kelihatan lebih sehat dan natural kalau warnanya tepat, karena undertone-nya sendiri sudah punya karakter yang hangat sekaligus tenang.
Cara Mudah Mengetahui Apakah Kulitmu Olive Undertone, Yuk Coba Sekarang!
Cara paling sederhana adalah lihat urat di pergelangan tangan. Kalau uratmu kelihatan hijau kebiruan atau abu-abu kehijauan, bukan biru terang atau hijau pure, itu petunjuk kuat. Tapi jangan cuma itu. Coba bandingkan warna kulit di area dada atau lengan atas yang jarang kena matahari. Kulit olive undertone biasanya punya sedikit kehijauan yang lebih jelas di sana.
Tes lain yang sering dipakai adalah dengan kertas putih. Letakkan kertas putih di samping wajahmu di bawah cahaya alami. Kalau kulitmu kelihatan agak kuning kehijauan atau muted, bukan pink atau kuning cerah, kemungkinan besar olive. Bisa juga pakai emas dan perak. Kalau emas kelihatan lebih natural tapi tidak terlalu menyala, dan perak tidak terlalu dingin, itu ciri olive.
Coba juga perhatikan reaksi kulit terhadap matahari. Orang dengan olive undertone biasanya tan dengan warna olive yang lebih gelap, bukan merah atau kuning cerah. Dan saat makeup, foundation yang pure yellow atau pure pink sering kelihatan “off.” Yang paling cocok biasanya foundation dengan sedikit green atau olive base, atau yang netral dengan undertone soft.
Kalau masih ragu, ambil dua foundation yang berbeda: satu yellow, satu pink. Oles tipis di rahang. Yang paling “nyatu” tanpa garis abu atau oranye biasanya yang cocok. Banyak yang baru sadar setelah mencoba metode ini. Jangan lupa, cahaya sangat berpengaruh. Coba di siang hari, bukan di bawah lampu kuning atau putih dingin.
Setelah tahu, kamu bisa mulai eksperimen. Beberapa orang menemukan bahwa mereka butuh foundation yang sedikit lebih gelap dari yang dikira, karena olive undertone membuat warna kelihatan lebih soft. Yang lain justru butuh sedikit korektor hijau untuk meratakan. Yang penting, prosesnya menyenangkan dan bikin kamu lebih kenal diri sendiri.
Warna Makeup yang Paling Pas untuk Olive Undertone, Coba Aja!

Untuk foundation, cari yang netral atau slightly olive. Hindari yang terlalu pink atau terlalu kuning pure. Banyak brand sekarang sudah punya shade olive-friendly, tapi kalau belum, campur foundation yellow dengan sedikit green corrector bisa jadi solusi. Bedak yang matte netral juga bagus, jangan yang terlalu shimmer pink.
Lipstik? Coba warna mauves, browns, dan berries yang muted. Merah terang kadang terlalu mencolok, tapi merah dengan undertone coklat atau olive justru cantik. Nude yang terlalu pink sering kelihatan abu, jadi pilih nude dengan sedikit peach atau taupe. Blush yang peachy atau soft terracotta jauh lebih natural daripada pink cerah.
Eyeshadow? Earth tones, olive greens, soft browns, dan gold muted jadi sahabat terbaik. Warna cool seperti silver atau pure blue bisa kelihatan aneh, tapi kalau dipakai tipis dengan base netral masih oke. Highlight yang champagne atau soft gold lebih pas daripada pure white atau pink.
Baju juga ikut terpengaruh. Olive undertone sering “terima” warna earthy seperti khaki, olive green, terracotta, mustard muted, dan navy. Warna pastel yang terlalu pink atau baby blue kadang membuat kulit kelihatan pucat. Tapi hitam, putih, dan abu-abu netral hampir selalu aman. Coba pakai scarf atau aksesoris dengan warna gold soft untuk melihat efeknya.
Hal yang Perlu Dihindari Biar Kulit Olive Undertone Tetap Glowing
Hindari foundation yang terlalu pink atau terlalu yellow tanpa balancing. Banyak yang bilang foundation “warm” malah bikin wajah oranye, sementara “cool” bikin abu. Pilih yang benar-benar netral atau coba sample dulu. Korektor yang terlalu ungu atau oranye juga bisa berlebihan.
Untuk lipstik, jangan terlalu sering pakai yang pure coral atau hot pink tanpa mixing. Warna itu bisa membuat gigi kelihatan kuning atau kulit pucat. Blush yang terlalu cool juga sering membuat wajah kelihatan “sakit.” Lebih baik pilih yang warm-muted.
Cahaya makeup room juga penting. Kalau kamu sering makeup di bawah lampu kuning, hasilnya bisa beda di luar. Coba cek di cahaya alami sebelum keluar rumah. Dan jangan lupa, skincare yang menjaga skin barrier ikut berpengaruh. Kulit yang kering atau berminyak berlebih bisa membuat undertone kelihatan lebih abu atau kuning.
Kalau kamu suka kontur, pilih yang soft brown atau olive-toned, bukan yang terlalu abu atau oranye. Highlight jangan terlalu putih. Yang soft gold atau champagne jauh lebih menyatu. Banyak yang bilang setelah menghindari warna “off” ini, makeup jadi jauh lebih awet dan natural sepanjang hari.
Kenapa Olive Undertone Bikin Kamu Unik dan Bagaimana Merawatnya
Olive undertone membuat kulitmu punya kedalaman yang berbeda. Banyak model dan public figure punya undertone ini, dan mereka kelihatan sangat fotogenik karena warna kulitnya “menerima” cahaya dengan cara soft. Kamu juga bisa punya look yang sama kalau tahu cara memainkannya.
Merawatnya tidak rumit. Fokus pada hidrasi dan perlindungan. Gunakan sunscreen yang tidak meninggalkan white cast, karena white cast sering membuat olive undertone kelihatan abu. Moisturizer yang ringan tapi melembapkan membantu warna kulit tetap merata. Exfoliasi lembut sekali seminggu biar sel kulit mati tidak menumpuk dan membuat undertone kelihatan kusam.
Kalau kamu suka tinted moisturizer atau BB cream, pilih yang netral. Banyak yang menemukan bahwa produk dengan sedikit olive base justru membuat kulit kelihatan lebih hidup. Dan jangan takut bereksperimen dengan warna yang tadinya kamu hindari. Kadang mustard atau deep olive justru paling bagus di kamu.
Yang paling penting, nikmati prosesnya. Mengenal olive undertone bukan tentang mengubah diri, tapi tentang memahami apa yang sudah ada. Setelah itu, memilih makeup dan baju jadi lebih menyenangkan dan hasilnya lebih memuaskan.
Sekarang kamu sudah tahu lebih banyak tentang olive undertone dan cara mengetahuinya. Coba cek di depan cermin dengan cahaya alami, atau bandingkan foundation yang kamu punya. Siapa tahu kamu menemukan sesuatu yang selama ini terlewat. Setelah itu, ceritakan pengalamanmu di kolom komentar. Apakah kamu termasuk yang punya olive undertone? Warna apa yang paling pas di kulitmu? Atau masih bingung dan pengin tanya lebih detail? Tulis aja, karena pengalaman setiap orang berbeda dan saling berbagi bikin kita semua lebih paham.
Jangan lupa, kulitmu unik dengan caranya sendiri. Olive undertone bukan kekurangan, tapi karakter yang bikin kamu berbeda. Dengan sedikit perhatian, kamu bisa tampil lebih percaya diri setiap hari. Yuk, coba praktikkan tips di atas dan lihat perbedaannya. Kalau ada tip lain yang kamu temukan, bagikan juga biar yang lain ikut belajar. Sampai jumpa di artikel berikutnya, dan semoga kulitmu selalu glowing alami!
Baca juga:
