Categories BEAUTY & HEALTH

Bolehkah Busui Mewarnai Rambut? Ini Hal Penting yang Sering Bikin Ibu Menyusui Galau!

lifestyle people – Setelah melahirkan dan mulai menjalani masa menyusui, banyak ibu mulai merasa ingin kembali merawat diri. Salah satu hal yang cukup sering dipikirkan adalah soal warna rambut. Tidak sedikit yang bertanya-tanya, sebenarnya bolehkah busui mewarnai rambut tanpa memengaruhi ASI dan kesehatan bayi?

Pertanyaan ini memang wajar banget muncul. Di satu sisi, kamu ingin tetap tampil segar dan percaya diri. Tapi di sisi lain, ada rasa khawatir apakah bahan kimia dari cat rambut bisa terserap tubuh lalu memengaruhi kualitas ASI. Apalagi sekarang pilihan warna rambut makin menarik dan tren hair coloring terus berkembang di media sosial.

Kalau kamu juga sedang berada di posisi ini, jangan buru-buru takut dulu. Faktanya, banyak busui tetap melakukan perawatan rambut dengan aman selama memahami beberapa hal penting. Yuk baca sampai selesai supaya kamu bisa lebih tenang sebelum memutuskan mengganti warna rambut favoritmu!

Sebenarnya Bolehkah Busui Mewarnai Rambut?

Kabar baiknya, sebagian besar ahli menyebut bahwa mewarnai rambut saat menyusui umumnya masih diperbolehkan. Hal ini karena bahan kimia pada cat rambut hanya sedikit sekali yang terserap melalui kulit kepala. Jumlahnya pun dinilai sangat kecil untuk masuk ke aliran darah lalu memengaruhi ASI.

Meski begitu, bukan berarti kamu bisa asal pilih produk atau melakukan treatment tanpa perhatian khusus. Kondisi tubuh setelah melahirkan biasanya masih sensitif. Kulit kepala juga bisa lebih mudah iritasi dibanding sebelumnya. Karena itu, penting banget memilih produk pewarna rambut yang lebih aman dan nyaman untuk busui.

Banyak ibu menyusui merasa lebih tenang setelah mengetahui bahwa risiko paparan bahan kimia dari pewarna rambut sebenarnya tergolong rendah. Bahkan beberapa dokter juga memperbolehkan hair coloring selama dilakukan dengan cara yang tepat dan ruangan memiliki ventilasi baik.

Lifestyle People menyarankan supaya kamu tetap memperhatikan kondisi tubuh sendiri. Kalau kulit kepala sedang sensitif, mengalami luka, atau rambut rontok parah setelah melahirkan, ada baiknya menunda dulu pewarnaan rambut sampai kondisi lebih stabil.

Kenapa Banyak Busui Takut Mewarnai Rambut?

Rasa khawatir biasanya muncul karena kandungan kimia dalam pewarna rambut memang terdengar cukup menyeramkan. Beberapa produk mengandung amonia, hidrogen peroksida, dan bahan lain yang aromanya cukup menyengat. Dari sini banyak ibu takut zat tersebut memengaruhi ASI.

Selain itu, informasi di internet juga sering simpang siur. Ada yang bilang aman, ada juga yang melarang total. Akhirnya banyak busui jadi bingung sendiri dan memilih menahan keinginan untuk tampil lebih fresh.

Padahal yang paling penting sebenarnya adalah memahami tingkat keamanan produk dan cara pemakaiannya. Tidak semua cat rambut punya kandungan keras. Sekarang bahkan sudah banyak pewarna rambut low ammonia atau produk berbahan lebih ringan yang dirancang agar lebih nyaman digunakan.

Kamu juga perlu tahu bahwa stres dan rasa tidak percaya diri setelah melahirkan kadang memengaruhi suasana hati ibu menyusui. Jadi kalau mewarnai rambut bisa membantu kamu merasa lebih nyaman dan bahagia, hal itu juga penting diperhatikan selama tetap dilakukan dengan aman.

Waktu Terbaik Busui untuk Mewarnai Rambut, Kapan Ya?

Meski boleh dilakukan, banyak orang memilih menunggu beberapa minggu setelah melahirkan sebelum mulai hair coloring. Tubuh biasanya masih beradaptasi pada masa awal menyusui sehingga sebagian ibu memilih fokus pemulihan terlebih dahulu.

Kalau ingin lebih tenang, kamu bisa menunggu sampai produksi ASI mulai stabil. Selain itu, kondisi hormon yang perlahan membaik juga membantu mengurangi risiko kulit kepala sensitif atau hasil warna yang kurang maksimal.

Menariknya, perubahan hormon setelah melahirkan kadang membuat tekstur rambut berubah sementara. Ada yang rambutnya lebih kering, mudah patah, bahkan warna cat rambut jadi berbeda dari biasanya. Jadi jangan kaget kalau hasil pewarnaan terasa sedikit tidak sama dibanding sebelum punya bayi.

Pilih Pewarna Rambut Seperti Apa yang Lebih Aman?

Nah, bagian ini penting banget buat diperhatikan. Kalau kamu masih bertanya bolehkah busui mewarnai rambut, jawabannya akan jauh lebih aman kalau produk yang dipilih juga tepat.

Coba perhatikan beberapa hal berikut sebelum membeli cat rambut:

Pilih produk dengan kandungan lebih ringan Sekarang banyak brand menghadirkan pewarna rambut non ammonia atau low ammonia yang aromanya tidak terlalu tajam. Produk seperti ini biasanya terasa lebih nyaman di kulit kepala.

Hindari pewarna rambut dengan bau terlalu menyengat Aroma yang terlalu kuat bisa bikin pusing atau mual, apalagi tubuh busui kadang masih sensitif terhadap bau tertentu.

Lakukan tes alergi terlebih dahulu Walaupun sebelumnya kamu pernah memakai produk yang sama, kondisi kulit setelah melahirkan bisa berubah. Tes kecil tetap penting dilakukan minimal 24 jam sebelum pewarnaan.

Gunakan di ruangan dengan ventilasi baik Sirkulasi udara membantu mengurangi paparan aroma bahan kimia selama proses pewarnaan rambut.

Jangan biarkan cat terlalu lama di kulit kepala Ikuti waktu penggunaan sesuai petunjuk agar risiko iritasi lebih kecil.

Kalau masih ragu, kamu juga bisa memilih teknik pewarnaan seperti highlight atau balayage yang tidak terlalu mengenai akar kulit kepala secara langsung.

Apakah Cat Rambut Bisa Masuk ke ASI?

Ini pertanyaan yang paling sering bikin busui overthinking. Sampai sekarang, belum ada bukti kuat bahwa pewarna rambut dalam jumlah normal bisa masuk ke ASI dalam kadar berbahaya.

Sebagian besar zat dari cat rambut hanya bekerja di permukaan rambut dan sedikit sekali yang terserap kulit. Karena itulah banyak ahli menganggap penggunaan pewarna rambut masih relatif aman untuk ibu menyusui.

Namun, tetap ada beberapa catatan penting. Kalau setelah pewarnaan kamu mengalami pusing berat, sesak, iritasi kulit parah, atau reaksi alergi lain, sebaiknya segera hentikan penggunaan dan konsultasikan ke tenaga medis.

Tubuh setiap orang berbeda. Ada yang cocok memakai produk tertentu, ada juga yang lebih sensitif. Jadi jangan memaksakan diri hanya karena ingin cepat mengikuti tren warna rambut terbaru.

Warna Rambut Apa yang Cocok untuk Busui?

bolehkah busui mewarnai rambut

Sebenarnya bebas saja memilih warna favoritmu. Tapi banyak ibu menyusui lebih nyaman menggunakan warna natural atau warna yang tidak membutuhkan bleaching ekstrem.

Bleaching memang sering diperlukan untuk menghasilkan warna terang seperti ash blonde, silver, atau pastel. Sayangnya proses ini biasanya menggunakan bahan kimia lebih kuat dan dapat membuat rambut lebih kering.

Kalau kondisi rambutmu sedang rapuh setelah melahirkan, warna seperti cokelat natural, dark brown, caramel, atau burgundy biasanya terasa lebih aman dan mudah dirawat.

Selain itu, warna natural juga cenderung membuat akar rambut baru tidak terlalu terlihat mencolok sehingga kamu tidak perlu terlalu sering touch up. Praktis banget buat busui yang waktunya sering fokus ke si kecil.

Bolehkah Busui Bleaching Rambut Juga?

Pertanyaan ini juga cukup sering muncul bersamaan dengan bolehkah busui mewarnai rambut. Pada dasarnya bleaching punya tingkat bahan kimia yang lebih kuat dibanding pewarna biasa.

Karena itu, banyak orang memilih lebih hati-hati saat ingin bleaching di masa menyusui. Apalagi aroma bleaching biasanya lebih tajam dan prosesnya lebih panjang.

Kalau memang ingin bleaching, pastikan kondisi tubuh sedang fit dan lakukan di tempat dengan ventilasi baik. Jangan lupa gunakan produk perawatan rambut setelahnya karena rambut pasca melahirkan biasanya lebih rentan kering dan rontok.

Namun jika tidak terlalu penting, sebagian busui memilih menunda bleaching sampai masa menyusui lebih stabil atau setelah selesai menyusui.

Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Busui Mewarnai Rambut

Selain memilih produk yang tepat, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan supaya pengalaman mewarnai rambut tetap nyaman.

Jangan mewarnai rambut saat kulit kepala sedang luka atau iritasi karena bahan kimia bisa terasa lebih perih. Hindari juga penggunaan beberapa produk kimia sekaligus dalam satu hari, misalnya bleaching lalu smoothing bersamaan.

Kalau kamu melakukan pewarnaan di salon, jangan ragu bertanya soal kandungan produk yang digunakan. Sekarang banyak salon juga menyediakan pilihan pewarna rambut yang lebih gentle.

Yang tidak kalah penting, jangan lupa merawat rambut setelah coloring. Gunakan sampo khusus rambut diwarnai dan perhatikan kelembapan rambut supaya tidak makin rapuh.

Jadi, Busui Perlu Takut atau Tidak?

Kalau masih bertanya-tanya bolehkah busui mewarnai rambut, jawabannya cenderung boleh selama dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan produk yang tepat. Banyak ibu menyusui tetap melakukan hair coloring tanpa masalah berarti karena memahami cara penggunaan yang aman.

Kamu tidak perlu merasa bersalah hanya karena ingin tampil lebih fresh setelah melahirkan. Merawat diri sendiri juga penting supaya suasana hati tetap baik selama menjalani masa menyusui yang penuh tantangan. Yang terpenting adalah tetap memperhatikan kenyamanan tubuh dan tidak memaksakan treatment berlebihan saat kondisi belum memungkinkan.

Kalau kamu pernah mewarnai rambut saat menyusui, menarik banget untuk berbagi pengalaman di kolom komentar. Apakah kamu memilih warna natural, mencoba highlight, atau justru menunda dulu sampai selesai menyusui? Cerita kamu bisa membantu busui lain yang masih galau menentukan pilihan.

Baca juga: Perawatan Kecantikan Dilarang Untuk Ibu Hamil

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai konten informatif dan referensi gaya hidup dengan mengolah berbagai sumber publik serta informasi berbasis teknologi. Informasi yang dimuat bertujuan untuk kebutuhan bacaan dan inspirasi, serta tidak dimaksudkan sebagai nasihat profesional, rekomendasi resmi, maupun rujukan hukum. Segala keputusan yang diambil berdasarkan artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Lifestyle-people.com.

More From Author