Lifestyle-people -Jenis-jenis Softlens – Maraknya penggunaan softlens di masyarakat memang sudah dianggap sangat wajar, pasalnya softlens dianggap sebagai salah satu alat yang cukup praktis dan tetap stylish. Selain itu, soflens juga dapat membantu penglihatan siapapun yang menderita gangguan mata, baik rabun jauh maupun rabun dekat.

Nah, karena itulah, sehingga tak heran saja jika softlens cukup populer hingga banyak merk softlens yang saat ini beredar dengan harga yang beragam serta model dan warna yang menarik. Tapi, agar kamu tidak salah dalam memilih softles, sebaiknya ketahui terlebih dahulu jenis soflens berdasarkan bahan nya terlebih dahulu. Hal tersebut dikarenakan soflens ada jenisnya untuk berbeda kasus mata. Berikut ulasannya.

Jenis-jenis Softlens Berdasarkan Kepopuleran dan Fungsinya

 Jenis-jenis Softlens

Soft lens (HEMA)

Pertama adalah jenis soft lens yang pertama kali diperkenalkan pada awal tahun 1970-an, dan bisa kita tebak jika jenis softlens yang satu ini menggunakan bahan-bahan yang lembut. Adapun bahan softlens yang terbuat dari gel yang berair dengan adanya kandugnan plastik, atau biasa disebut dengan hydrogels.

Selain berair, jenis ini juga memiliki bentuk yang cukup tipis dan lembut, sehingga sangat cocok dengan mata yang memiliki teksur lembut. Bahkan jenis softlens ini memiliki cukup banyak peminat dikarenakan kenyamanannya ketika digunakan di mata.

Meskipun sudah menggunakan bahan yang terdapat kandungan air dan gelnya, nyatanya jenis yang satu ini terkadang kurang terhidrasi. Pasalnya, jenis softlens tidak memiliki kadar oksigen yang cukup tinggi, sehingga lensa kontak menjadi lebih cepat kering.

Kekurangan lainnya adalah tidak terlalu fleksibel karena terlalu tipis. Tetapi, karena jenis softlens yang satu ini sudah mengalami perubahan, sehingga beberapa kekurangan-kekurangannya tadi bisa diminimalisir.

Silicone Hydrogel

Untuk jenis yang satu ini pertama kali dipopulerkan pada tahun 2002 silam. Nah, dikarenakan namanya “Hydrogel” maka penggunaan jenis lensat ini tergolong lebih terhidrasi dan diklaim memiliki daya tembut oksigen yang tinggi terhadap kornea mata.

Meskipun begitu, silicone hydrogel ini tetaplah memiliki kadar air yang masih kurang. Tetapi, jika kamu ingin menggunakan jenis ini, maka mata kamu akan terasa nyaman karena bahan softlens nya serupa dengan jenis soft lens.

Gas Permeable atau Rigid Gas Permeable

Jenis yang satu ini biasa disingkat GP atau RGP. Tetapi, banyak orang yang lebih familiar menyebutnya dengan RGP. Jenis yang satu ini pertama kali diperkenalkan sekitar tahun 1978 dan menjadi pengganti dari jenis PMMA. Dilihat dari namanya saja sudah rigid, jadi jenis softlens yang satu ini terbilang lebih kaku dibandingkan dengan jenis softlens lainnya.

Meskipun bahannya lebih kaku, tetapi jenis RGP ini merupakan salah satu jenis yang memiliki kadar oksigen paling tinggi. Karena itu banyak dokter yang menganjurkan  untuk menggunakan jenis softlens ini pada mereka yang menderita rabun astigmatisme. Jika kamu baru pertama kali menggunakan softlens ini, mungkin kamu perlu membiasakannya terlebih dahulu. Tapi tenang saja, pasalnya jenis yang satu ini merupakan jenis softlens yang aman digunakan.

Hybrid

Jenis selanjutnya adalah jenis Hybird yang katanya digadang-gadang sebagai saingannya jenis Silicone dan Hydrogel. Bahan yang ada pada softlens Hybrid ini berupa optic crystal-clear. Lalu, pada bagian tengan softlens ini biasanya terdapat bahan Hydrogel atau Silicone. Dari perpaduan bahan tadi, maka tak heran saja jika jenis ini dapat dikatakan sebagai Hybrid.

Tetapi terdapat kekurangan yang dimiliki, yakni sulitnya menggunakan lensa Hybrid. Jenis ini memang terbilang sulit pas ketika dikenakan dan juga untuk menemukannya juga cukup sulit dipasaran. Karena itulah, jenis Hybrid ini tidak begitu populer di pasaran. Meski begitu, menurut Wikipedia, keis ini merupakan salah satu softlens yang nyaman ketika digunakan.

PMMA (Polymethyl Methacrylate)

PMMA merupakan salah satu jenis softlens yang bisa dikatakan jadul dan sudah banyak orang yang meninggalkan jenis softlens yang satu ini. bahkan kini banyak orang yang lebih memilih BGP atau GP. Hal tersebut dikarenakan, selain jadul, jenis PMMA ini juga terbuat dari jenis plastik yang kaku. Sehingga, akan sulit bagi penggunanya ketika hendak mengenakan PMMA ini.

Meskipun kaku, nyatanya PMMA ini memiliki optik yang baik. Tetapi, ada kekurangannya yakni tidak dapat mengirimkan oksigen ke mata, jadinya akan kurang terhidrasi. Jika kamu masih tetap penasaran dengan jenis PMMA, mungkin kamu akan kesulitan ketika mencarinya karena jenis ini sudah jarang diresepkan dokter.

Tipe Soflens Berdasarkan Jenisnya

Nah, setelah kamu mengetahui jenis-jenis softlens yang beredar di pasaran, kini saatnya kamu mengetahui tipe-tipe softlens berdasarkan fungsinya. Pasalnya, penggunaan softlens juga dibagi kedalam beberapa jenis yang bisa kamu simak pembahasannya berikut ini!

Mengoreksi Penglihatan

Buat kamu yang menderita rabun jauh, rabun dekat ataupun astigmatisma. Mungkin sangat lelah jika harus selalu menggunakan kacamata. Nah, karena itulah banyak orang yang beralih menggunakan softlens yang dinyatakan lebih praktis.

Kecantikan dan Fasion

Seperti yang kita tahu bahwa dipasaran terdapat banyak sekali jenis dan model softlens yang beragam dengan warna-warna yang unik. Karena itulah, sehingga tak heran saja apabila banyak orang yang menggunakan softlens untuk membuat penampilan menjadi lebih menarik dan stylish.

Bahkan, hampir semua negara mempopulerkan lensa kontak ini dengan beragam desain yang menarik. Tetapi, karena tipe yang satu ini memang fungsinya sebagai penunjang penampilan fashion saja, maka lensa kotak ini kurang cocok jika digunakan oleh orang yang memiliki permasalahan pada mata, baik itu rabun jauh maupun rabun dekat atau astigmatisma.

Sebagai Terapi Mata

Selain untuk penujang penampilan, ada juga softlens yang memang dibuat khusus untuk terapi kornea mata. Biasanya, lensa kontak tipe ini akan melindungin kornea secara ekstra. Sehingga sangat cocok apabila digunakan bagi mereka yang memiliki permasalahan pada  mata kering, abrasi kornea dan permasalahan lainnya pada kornea.

Nah, itulah beberapa jenis-jenis softlens beserta tipe softlens berdasarkan fungsinya. Setelah kamu membaca ulasan diatas, ternyata softlens tidak se simpel yang kita lihat, karena softlens sendiri memiliki berbagai jenis. Nah, sekarang kamu sudah tahu jenis dan tipenya bukan? Saatnya kamu menentukan softlens mana yang tepat dan kira-kira softlens mana yang paling cocok untuk kamu kenakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *