Lifestyle – Rekomendasi Obat Antibiotik – Timbulnya jerawat pada area wajah tentunya sangat mengesalkan. Selain dapat mengurangi percaya diri, sering kali membuat wajah menjadi kurang nyaman. Nah, selain skincare yang di oleskan ke kulit, kamu juga bisa mengatasi permasalahan jerawat dengan obat antibiotik untuk jerawat. Obat minum ini menganndung berbagai khasiat yang dapat membuat jerawat menjadi hilang.

Jerawat yang timbul di area wajah tersebut disebabkan oleh pori-pori kulit yang tersumbat, sehingga membentuk kantung minyak yang tercampur dengan kotoran dan sel kulit mati.

Untuk jerawat sedang sampai berat, cukup atasi dengan antibiotik oral untuk melawan peradangan. Nah, berikut ini beberapa rekomendasi obat jerawat yang ampuh berupa antibiotik yang sering digunakan untuk mengatasi jerawat pada area wajah.

Rekomendasi Obat Antibiotik untuk Mengatasi Jerawat

Klindamisin (Clindamycin)

Rekomendasi Obat Antibiotik

Klindamisin (Clindamycin) merupakan salah satu obat antibiotik oral yang dapat mengatasi permasalahan jerawat pada wajah. Clindamycin adalah antibiotik yang masuk linkosamid yang fungsinya untuk mengobati infeksi bakteri pada hampir seluruh organ seperti gigi, kulit, saluran kencing, sendi, tulang dan lainnya.

Beberapa dokter bahkan menggunakan obat antibiotik ini untuk dicampurkan pada krim jerawat karena antibiotik ini sangat bermanfaat untuk meredakan infeksi pada jerawat dan membunuh bakter penyebab jerawat.

Baik jerawat biasa, maupun jerawat meradang bahkan komedo sekalipun dapat diatasi dengan antibiotik yang satu ini. Hal tersebut dikarenakan anti inflamasinya dapat membantu mengurangi kemerahan pada kulit yang meradang.

Meskipun kamu sudah mengonsumsi antibiotik ini, tetapi kamu juga harus menjaga kebersihan kulit dan mencegah tersumbatnya folikel rambut yang dapat menjadi pemicu munculnya jerawat. Untuk mencegah efek samping yang dapat merugikan, maka mengonsumsi clindamycin harus dengan resep atau petunjuk dari dokter dan dosisnya sudah disesuaikan dengan kondisimu.

Tetrasiklin (Tetracycline)

Rekomendasi Obat Antibiotik

Rekomendasi obat jerawat selanjutnya adalah Tetrasiklin yang juga sering digunakan sebagai antibiotik oral untuk menghilangkan jerawat. Untuk kondisi jerawat yang parah, dosis awal yang diberikan adalah 500 mg dan dapat diminum 2x sehari atau 12 jam sekali. Jika sudah terlihat perubahannya, maka dosis bisa diturunkan menjadi 250 mg dengan jadwal minum yuang tetap, atau bisa juga dihentikan pemakaiannya.

Antibiotik ini bekerja dengan cara mengurangi zat-zat kimia yang mengiritasi dan di produksi oleh sel darah putih, sehingga dapat mengurangi konsentrasi asam lemak bebas dalam sebum serta berguna sebagai anti inflamasi.

Tetrasiklin ini bergungsi mengurangi papula dan pustula jerawat. Nah, agar dapat bekerja secara efektif, sebaiknya antibiotik ini diminum 30 menit sebelum makan. Tetapi, Tetrasiklin tidak dianjurkan untuk wanita hamil, menyusui dan anak-anak dibawah umur. Hal ini dikarenakan Tetrasiklin dapat mempengaruhi perkembangan tulang dan gigi anak, bahkan bisa mengakibatkan cacat tulang.

Eritromisin (Erythromycin)

Eritromisin adalah antibiotik yang direkomendasikan untuk mengatasi permasalahan jerawat ringan, namun harus tetap dala pengawasan dokter. Selain dapat membunuh bakteri penyebab timbulnya jerawat, Eritromisin juga bersifat antiinflamasi yang dapat mengurangi kemerahan pada luka jerawat.

Berbeda dengan tetrasilkin, Eritromisin ini dapat dikonsumsi setelah makan dan bisa juga dikonsumsi wanita hamil atau sedang menyusui.

Antibiotik ini akan bekerja secara langsung dengan cara menghambat sintesis protein pada bakteri. Tetapi, efek samping dari penggunaan Eritromisin ini adalah kulit menjadi sensitif terhadap sinar ultraviolet, dan apabila kkamu kamu sedang mengonsumsi pil KB, maka hal ini dapat mengakibatkan kontrasepsi tidak bekerja secara efektif selama beberapa minggu pertama pengobatan.

Untuk dosis yang ada adalah 250 mg dan 500 mg yang nantinya akan disesuaikan oleh dokter sesuai dengan kondisi jerawat.

Doksisiklin (Doxycycline)

Rekomendasi selanjutnya adalah Doksisiklin salah satu obat jerwat yang ampuh dan sering diberikan jika kamu tidak tahan terhadap Eritromisin atau Tetrasiklin. Doksisiklin bekerja secara langsung dengan cara:

  • Menghambat atau membunuh bakteri pada area wajah yang dapat menyebabkan infeksi.
  • Mengurangi bakteri yang terdapat pada folikel wajah.
  • Memastikan kandungan nutrisi dari produksi sel darah putih yang tidak bisa memberikan efek iritasi pada kulit.
  • Mengurangi kandungan asam lemak pada area sebum.

Jika kamu mengonsumsi Doksisiklin ini, maka efek sampingnya adalah membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Selama mengonsumsi Doksisiklin, kamu dianjurkan menggunakan tabir surya dan tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang ahli.

Itulah beberapa rekomendasi obat antibiotik untuk mengatasi jerawat. Tetap perhatikan, jika timbul ciri-ciri alergi, seperti kemerahan dan lainnya, maka kamu bisa stop pemakaiannya dan konsultasikan ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *